Cinta dan Benci Karena Allah

[Cinta dan Benci Karena Allah]

Pernah cinta kepada sesuatu? Tentu pernah.

Pernah benci kepada sesuatu? Tentunya juga pernah.

Manusia dalam menjalani kehidupan adakalanya merasakan cinta dan benci, baik kepada sesuatu, seseorang, maupun hal lainnya.

Satu hal yang sering dilupakannya, manusia terkadang berlebihan dalam mengekspresikan cinta dan bencinya; terlalu cinta hingga lupa segalanya, terlalu benci hingga menjadi tidak baik semuanya.

Mengapa begitu? Mengapa cinta dan benci melebihi kadarnya, hingga lupa kepada Dzat yang memberi rasa? Mengapa tidak disikapi biasa saja?

Saudaraku…

Mencintalah karena Allah.

Membenci pulalah karena Allah.

Jangan libatkan apa-apa selain daripada Allah.

“Tetapi boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”

(QS. Al-Baqarah [2]:216)

Iklan

Al-Qur’an adalah jawaban

Ketika kita khawatir akan kehidupan, ketika ketakutan menyerang, ketika gelisah tak berkesudahan, ketika merasa masalah datang tak habis-habisnya, ketika waktu mengejar, ketika usaha tak terlihat hasilnya, ketika semua masalah menghampiri…

Ketahuilah, kawan, Al Qur’an adalah jawabannya…

Tak pandailah aku berkata banyak seperti orator, mungkin juga kurang pantas diri ini menasihati lebih di saat diri ini perlu banyak dinasihati…

Oh Al Qur’an, ku ingin mendekat, tapi mengapa dunia lebih lezat…
Ku tahu kaulah obat, tapi mengapa ku justru mendekat pada racun…
Mungkin karena banyak maksiat hingga tak pantas ku bersamamu…
Udah saatnya aku bebersih untuk mendekatimu, dan kau akan menemani langkahku…

Doa agar diberi kemudahan saat di Hisab

“Allahumma haasibnii hisaabayyasiiroo”

‘Ya Allah, hisablah diriku dengan hisab yang mudah’

Aisyah bercerita bahwa ketika beliau berpaling, aku mengatakan, “Wahai Nabi Allah, apakah maksud dgn hisab yg ringan itu?” Beliau menjawab, “Yaitu Allah melihat ke dalam kitabnya dan Dia memaafkannya begitu saja. Sungguh orang yg diminta pertanggungjawaban hisab, hai Aisyah, maka dia akan binasa. Apa yg menimpa orang mukmin akan menjadi penghapus dosanya oleh Allah Yang Mahaperkasa lagi Mahamulia, bahkan sampai duri yg menusuknya sekalipun.”
HR. Ahmad dan al Hakim

Kata kata Bijak

Tidak semua Orang itu Suka dengan diri kita, biarlah orang itu menilai kita sesuai dengan pandangan nya dan jadikan kejadian itu masukan buat diri kita untuk tidak meniru sikap yg seperti itu 👍